free page hit counter

Jual Limbah ke Warga, Perusahaan Ini Dituding Langgar Aturan

“Makanya nanti akan kami kordinasikan dengan unsur yang lain termasuk Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan yang pernah turun,” kata Roy.

Manajer Pengembangan Bisnis PT PRIA yang juga tim hukum PT PRIA Christine Dwi Arini mengakui masih ada kelemahan dalam pengawasan sehingga bahan baku yang seharusnya diolah, malah dijual ke warga. “Memang kami masih ada kekurangan dalam mengontrol,” katanya.

Direktur Utama PT PRIA Tulus Widodo berjanji akan memperketat pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran. “Kami akan perbaiki ke depan agar tidak terjadi lagi yang seperti itu,” katanya. Ia mengaku siap jika kementerian akan melakukan tindakan tegas atas pelanggaran yang terjadi. “Saya siap,” katanya di hadapan rombongan Komisi VII DPR dan Kementerian LHK.

Warga mengakui jika PT PRIA melalui makelar dan sopir-sopir kendaraan perusahaan menawarkan limbah batubara untuk material urukan lahan. “Warga sebelumnya tidak tahu kalau itu berbahaya dan beracun,” kata salah satu warga, Heru Siswoyo alias Sarpan. Limbah batubara itu dijual Rp50-125 ribu per bak truk.

ISHOMUDDIN



Bagi artikel ini


Ada pertanyaan ? Hubungi kami di sini
info@inspirasi.co