free page hit counter

Ini Mengapa JD.ID Tidak Bekerja Sama dengan Penjual Perorangan

Jakarta - Untuk memberikan jaminan kepuasan dalam berbelanja online kepada konsumennya, situs belanja online JD.ID sejak awal memang tidak bekerja sama dengan penjual perorangan seperti kebanyakan online marketplace. Model ini mereka sebut "curated marketplace" atau marketplace yang terkurasi. Maksudnya mereka hanya bekerja sama dengan produsennya langsung.

"Barang-barang di JD.ID bukan dari penjual perorangan. Kita bekerjasama langsung dengan produsennya, atau dengan distibutor utama untuk barang-barang yang diimpor. Jadi kualitas barang yang dijual bisa lebih mudah dikontrol, tidak akan ada yang palsu," ujar Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Teddy Arifianto, di Jakarta, Jumat (25/11).

Teddy menambahkan, kepuasan pelangganm memang jadi fokus utama JD.ID di tahun pertamanya hadir di Indonesia. Dengan memakai model marketplace yang terkurasi, para customer JD.ID bisa lebih mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam berbelanja online.

Saat ini produk-produk yang dijual di JD.ID terbagi dalam 12 kategori, mulai dari gadget, perlengkapan ibu dan bayi, komputer dan laptop, kamera, produk gaya hidup, fashion, sampai produk-produk kesehatan dan kecantikan.

Teddy mengatakan dari 12 kategori yang dihadirkan, gadget masih memberi kontribusi paling besar dalam penjualan, bahkan mencapai lebih dari 50 persen. Urutan keduanya adalah produk-produk perlengkapan ibu, bayi dan mainan yang baru dihadirkan pada Mei 2016.

"Di tahun pertama JD.ID di Indonesia, pertumbuhan kita sangat positif, baik dari sisi transaksi maupun jumlah barang yang dijual. Setiap bulannya, pertumbuhan kita sampai 30 persen," jelas Teddy.



Herman/YUD

BeritaSatu.com


Bagi artikel ini


Ada pertanyaan ? Hubungi kami di sini
info@inspirasi.co