free page hit counter

Islam, Pluralisme dan Toleransi Beragama

  • Mohammed Abu-Nimer
  • Penerbit : Democracy Project Yayasan Abad Demokrasi
  • Tahun : 2012
  • ISBN : -

Tidak dapat disangkal bahwa umat manusia seluruhnya ber- beda. Secara fisik dan psikologis, tidak ada dua manusia, betapa pun dekat hubungan biologisnya, yang persis sama. Di samping perbedaan-perbedaan ras dan etnis, terdapat sekian banyak perbedaan perolehan, antara lain dalam hal gagasan, pendekatan pengetahuan, prioritas dan penilaian, yang semuanya itu tumbuh dari lingkungan budaya. Agama menempati ruang antara perbedaan bawaan dan perbedaan perolehan, yaitu agama dapat diwariskan oleh generasi penerus dari generasi sebelumnya, atau dapat pula berkembang dari suatu sistem kepercayaaan melalui keyakinan pribadi. Kenyataan bahwa keyakinan agama paling umum diwariskan secara kolektif daripada dikembangkan secara individual menye-babkan keanekaragaman agama harus diterima sebagai sesuatu yang penting bagi kesejahteraan manusia.


Bagi artikel ini

Ada pertanyaan ? Hubungi kami di sini
info@inspirasi.co